• Vestibulum quis diam velit, vitae euismod ipsum

    Etiam tincidunt lobortis massa et tincidunt. Vivamus commodo feugiat turpis, in pulvinar felis elementum vel. Vivamus mollis tempus odio, ac imperdiet enim adipiscing non. Nunc iaculis sapien at felis posuere at posuere massa pellentesque. Suspendisse a viverra tellus. Nam ut arcu et leo rutrum porttitor. Integer ut nulla eu magna adipiscing ornare. Vestibulum quis diam velit, vitae euismod ipsum? Quisque ...

  • Aliquam vel dolor vitae dui tempor sollicitudin

    Proin ac leo eget nibh interdum egestas? Aliquam vel dolor vitae dui tempor sollicitudin! Integer sollicitudin, justo non posuere condimentum, mauris libero imperdiet urna, a porttitor metus lorem ac arcu. Curabitur sem nulla, rutrum ut elementum at, malesuada quis nisl. Suspendisse potenti. In rhoncus ipsum convallis mauris adipiscing aliquam. Etiam quis dolor sed orci vestibulum venenatis auctor non ligula. Nulla ...

  • Nam ullamcorper iaculis erat eget suscipit.

    Etiam ultrices felis sed ante tincidunt pharetra. Morbi sit amet orci at lorem tincidunt viverra. Donec varius posuere leo et iaculis. Pellentesque ultricies, ante at dignissim rutrum, nisi enim tempor leo, id iaculis sapien risus quis neque. Ut sed mauris sit amet eros tincidunt adipiscing eu vitae lectus. Class aptent taciti sociosqu ad litora torquent per conubia nostra, per inceptos ...

Article of the Day

Archive for Agustus 2011


E-Book Berbeda dengan Document Viewer

E-book memang dikembangkan dari aplikasi document viewer. Namun biar bagaimanapun, antara e-book dengan document viewer tidak sama, baik dari segi layar maupun aplikasi.
Sebuah document viewer biasanya digunakan untuk mempermudah seseorang dalam melihat sebuah dokumen. Dan keberadaannya tidak membutuhkan teknologi layar yang tinggi. Sebab dari awalnya, keberadaan aplikasi ini bukanlah untuk melihat sebuah dokumen yang panjang dan rumit seperti buku, melainkan hanya untuk mempermudahkan seseorang dalam melihat sebuah dokumen digital yang biasanya tidak terlalu banyak.
Dengan document viewer, kita dapat menggabungkan beberapa dokumen mulai dari teks, tabel, sampai gambar tanpa harus membuka aplikasi berbeda. Serta dengan document viewer data yang dibuat pun tidak akan berpindah tempat. Di samping itu dengan dokumen viewer, bobot dokumen juga akan mengalami kompresi. Sehingga dapat lebih mobile dibanding jika harus mengirimkan dokumen yang terpisah-pisah.
Sedangkan e-book, sesuai dengan namanya e-book (electronic book) adalah versi digital dari sebuah buku. Banyaknya data dalam e-book jauh lebih panjang dari dokumen digital biasa. Sehingga untuk membacanya dibutuhkan kenyaman tersendiri, baik dari segi hardware-nya maupun aplikasinya.
Keduanya memang memiliki perangkat dan aplikasi yang serupa, namun pada penerapannya keduanya sangat berbeda. Baik dari peralatan yang digunakan maupun aplikasi yang dibutuhkan. Perbedaan mendasar terletak pada layar yang digunakan oleh keduanya serta program yang dipakai.

Layar
Berbeda dengan document viewer yang tidak memerlukan layar yang terlalu canggih. Sebab durasi membaca sebuah dokumen tidaklah selama membaca buku. Oleh sebab itu pula aplikasi ini dikenal dengan sebutan document viewer.
Meskipun sekarang sudah banyak e-book yang dibaca dengan menggunakan komputer, PDA, atau ponsel, namun tetap saja hal tersebut dianggap kurang proporsional untuk dilakukan. Mengingat isi buku sangat panjang dan teknologi layar yang ada saat ini pada masing-masing peralatan tersebut belum dianggap memiliki nilai kenyamanan yang sama dengan kertas pada buku atau koran. 
CRT. Meskipun keberadaannya masih terus dikembangkan dan produksinya masih terus meningkat. Namun CRT tidak mampu menjadi layar utama untuk e-book, mengingat CRT tidak cukup fleksibel untuk dijadikan alat baca.
Selain CRT, LCD adalah pilihan utama lain. LCD memiliki bentuk fisik yang lebih ramping, ringan, dan mengonsumsi daya lebih sedikit dibandingkan CRT. Namun resolusi yang dimiliki LCD belum sebaik CRT. Selain itu, hal lain yang menjadi kelemahan LCD adalah angle view-nya yang lebih sempit dibandingkan CRT.
Dan bila Anda membaca dengan layar LCD di bawah sinar matahari, maka gambar maupun tulisan tidak akan dapat terlihat dengan jelas.
Melalui teknologi LCD, ada satu lagi layar yang diproduksi secara massal dan saat ini sedang sangat digemari, yaitu layar plasma. Namun, layar plasma dianggap juga belum mampu memenuhi kebutuhan mata untuk membaca e-book. Sampai akhirnya ditemukan sebuah teknologi baru yang dinamakan OLED.
Struktur OLED terdiri atas lapisan kaca yang dilapisi dengan oksida timah-indium yang berfungsi sebagai anoda. Di atas lapisan oksida terdapat lapisan organik dari aromatic diamine yang tebalnya 750 angstrom (75 nm), lapisan light-emitting terbuat dari senyawa metal kompleks misalnya 8-hydroxyquinoline aluminium, dan lapisan katoda yang terbuat dari campuran logam magnesium dan perak (dengan perbandingan atom 10:1). Konstruksi struktur lapisan seluruhnya tidak lebih dari 500 nm.
OLED adalah singkatan dari Organic Light Emitting Diode. Dari namanya sudah dapat diketahui bahwa OLED terbuat dari lapisan organik yang memancarkan cahaya. Lapisan paling atas yang berfungsi sebagai anoda dari sebuah OLED adalah Oksida Timah Indium, lalu diikuti oleh lapisan organiknya dari aromatic diamine, diikuti dengan lapisan pemancar cahayanya, kemudian sebagai lapisan terakhir yaitu lapisan yang berfungsi sebagai katoda yang terbuat dari campuran magnesium dan perak.
Keseluruhan konstruksi OLED hanya sekitar 500 nm. Yang artinya sangat tipis sekali. Oleh sebab itu, OLED dapat digulung seperti layaknya selembar kertas.
Jika LCD memiliki angle view sebesar 10 derajat saja, maka OLED mampu memberikan angle view sebesar 160 derajat. OLED juga jauh lebih tipis dan ringan, sehingga lebih fleksibel dan lebih mungkin untuk digunakan untuk membaca e-book. Konsumsi daya OLED pun tidak terlalu besar, sekitar 1/3 dari yang digunakan oleh LCD. Cukup hemat, bukan? Oleh sebab itu, OLED lebih fleksibel dan lebih mungkin untuk digunakan pada e-book.  
Dan berhubung semua bahan penyusun OLED lebih murah dari pada cairan pada layar LCD atau tabung pada layar CRT, maka harga OLED pun dapat lebih murah dibandingkan LCD maupun CRT. 

Aplikasi
Kebutuhan masyarakat yang sangat besar akan keberadaan document viewer telah membuat aplikasi ini tersedia secara gratis. Salah satu dokumen viewer yang dapat di-download secara cuma-cuma adalah Adobe Acrobat Reader yang berformat pdf. Banyaknya para pengguna format dan aplikasi ini juga telah mendorong format pdf sebagai standar format untuk document viewer.
Aplikasi yang digunakan sebagai document viewer ini jugalah yang telah menjadi inspirasi bagi aplikasi yang digunakan oleh e-book sebagai reader-nya. Oleh sebab itu, tampilan sebuah reader pada e-book tidak jauh berbeda dengan Acrobat Reader yang biasa digunakan sebagai document viewer.
Sama seperti halnya sebuah document viewer, pada sebuah reader yang digunakan untuk e-book juga dapat menampilkan teks, tabel, dan gambar. Namun, ada beberapa hal yang membuat pdf tidak digunakan sebagai format standar e-book.


JUAL PESONA SAAT WAWANCARA

Melamar pekerjaan sama halnya dengan maju ke medan perang. Pelamar harus memiliki strategi jitu agar menjadi pemenang untuk mendapatkan pekerjaan yang diidamkan. Makanya anda yang saat ini sedang sibuk mencari peluang dan kesempatan kerja harus mengatur strategi agar jadi pemenang.

Strategi pertama yang harus anda lakukan sebelum melamar kerja adalah fokuskan perhatian anda hanya pada pekerjaan yang anda inginkan. So, setiap membaca lowongan pekerjaan, jangan langsung melamar. Tanyakanlah pada diri sendiri apakah pekerjaan itu yang anda inginkan? Apakah anda cukup menguasai pekerjaan yang ditawarkan? Mampukah anda melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai standar perusahaan yang akan dilamar? Dalam menjawab pertanyaan tersebut jujurlah menilai diri sendiri. Bila jawaban anda positif, silahkan melamar pekerjaan tersebut. Tapi bila tidak, jangan melamar pekerjaan itu agar anda terhindar dari lamaran yang sia-sia. Atau paling tidak kelak jika anda lolos seleksi anda nggak akan banyak menemukan kesulitan.

Setiap kali membaca lowongan kerja, entah itu di surat kabar atau internet, hati-hati! Jangan mudah terjebak oleh lowongan kerja yang bombastis dan muluk. Carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang pekerjaan tersebut. Sumber yang paling pas adalah manajer yang menangani divisi pekerjaan yang ditawarkan. Atau teman anda yang bekerja di bidang tersebut.

Jika anda sudah merasa cukup informasi tentang peluang kerja yang ada, kirimkan lamaran anda. Nah, kalau anda dipanggil untuk wawancara, inilah saatnya anda maju ke medan perang. Persiapkan diri sebaik mungkin. Pelajari informasi tentang perusahaan yang memanggil anda. Kalau bisa kumpulkan data tentang hal-hal yang berkaitan dengan perusahaan dan pekerjaan yang ditawarkan. Hal ini akan sangat membantu anda saat wawancara berlangsung.

Satu hal yang sangat penting saat wawancara adalah 'jangan ragu untuk menjual pesona anda!'. Anggaplah ruang wawancara sebagai arena untuk mempertontonkan kehebatan dan kemampuan anda. Eksploitasikan kemampuan berbicara dan kecerdasan anda. Tetapi tetap kendalikan emosi, jangan terjebak pada kesan 'sok pamer'. Tunjukkan sikap yang professional dan berwibawa. Buatlah agar pewawancara 'terpesona abis' pada anda saat anda melenggang keluar ruangan. Ingat, simpati merupakan hal penting yang mempengaruhi keputusan selanjutnya.

Setelah wawancara nantikan kabar selanjutnya dengan tenang. Bersiaplah untuk dua kemungkinan, diterima atau tidak diterima. Jika anda diterima tunjukkan kegembiraan anda dengan wajar, jangan terlalu meluap-luap. Jangan lupa ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pada anda.

Selanjutnya, jika anda mulai menandatangani perjanjian kerja, simaklah surat perjanjian itu dengan cermat. Jangan langsung menandatangai surat perjanjian tersebut, pelajari lebih dulu dengan seksama. Jangan ragu menanyakan hal-hal yang belum anda mengerti yang tercantum pada surat tersebut. Jika anda sudah yakin bahwa perjanjian tersebut memuaskan anda, tanda tangani surat itu.

Tapi jika anda tidak diterima, nggak perlu kecewa secara berlebihan. Yakin deh kalau nggak diterima di tempat itu anda masih punya kesempatan di tempat lain. Selamat bertempur..!
.


8 KETERAMPILAN PALING DICARI PERUSAHAAN

Seperti tiap orang yang ingin karirnya maju, masa depan karir anda juga ditentukan keterampilan yang anda miliki dan dapat anda "jual" pada perusahaan. Dan para pencari kerja dengan keterampilan yang diinginkan perusahaan pencari kerja itulah, yang akan lebih cepat mendapatkan pekerjaan.
Sebenarnya, anda dapat meningkatkan keterampilan yang anda miliki lho, tentu saja tergantung dengan minat, kemampuan, bakat, kecukupan dana dan kesesuaian target karir. Tetapi, mengingat ketidakpastian ekonomi seperti sekarang ataupun saat mendatang, maka lebih baik anda mengutamakan untuk memiliki keterampilan yang berguna untuk peningkatan karir anda dalam waktu dekat. Berikut ini 8 keterampilan yang paling dicari saat ini, menurut penelitian Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat.

1. Keterampilan bahasa asing
Pada jaman modern seperti ini, penguasaan bahasa asing sudah menjadi syarat mutlak di semua perusahaan ketika mereka membuka lowongan pekerjaan. Karena itu, mereka yang menguasai bahasa asing seperti Inggris, Jepang, China, Jerman dan Perancis, acapkali lebih disukai dan diprioritaskan dalam ujian saringan masuk di sebuah perusahaan. Bidang kerja spesifik yang masuk kategori ini misalnya penterjemah, diplomat dll.

2. Keterampilan teknis tentang mesin
Saat ini, teknologi adalah mutlak diperlukan di semua bidang usaha. Bagian instalasi yang memperbaiki sebagian besar jaringan listrik suatu gedung, peralatan elektronik dan sebagainya. Insinyur, bagian telekomunikasi, ahli otomotif, ahli transportasi adalah sebagian diantara bidang kerja yang masuk dalam kategori ini.

3. Keterampilan dalam mengelola sumber daya manusia
Umumnya, perusahaan yang mempunyai pegawai lebih dari satu orang, tentu mempunyai masalah yang berhubungan erat dengan bagaimana melakukan interaksi timbal balik di perusahaan itu. Sehingga sudah pasti, sukses sebuah perusahaan sangat bergantung pada bagaimana para pegawai di semua lini perusahaan itu dapat saling bekerja sama. Mereka yang bergerak di bidang kerja ini umumnya memang memahami dan menangani segala kebutuhan para pekerja di suatu perusahaan.

4. Keterampilan di bidang pemrograman komputer
Perusahaan masa kini telah sangat bergantung pada sistem komputerisasi yang canggih. Itulah sebabnya, mereka membutuhkan orang-orang yang mengerti secara detil seluk beluk program komputer. Jika anda mempunyai keterampilan berupa penguasaan seluk beluk tentang HTML, Visual Basic, Unix atau SQL Server, anda akan menjadi salahsatu aset besar perusahaan dan berpeluang meningkatkan karir anda.

5. Keterampilan Mengajar
Sebagai bagian dari komunitas modern yang selalu berkembang setiap waktu, perusahaan masa kini kerap menginginkan anak buahnya mempuanyai pengetahuan yang multi dimensi, bahkan yang bukan bidang kerjanya. Sebab itu, kini banyak perusahaan menggaji pengajar khusus untuk meberikan kursus tambahan bagi karyawannya, misalnya perpajakan, bisnis manajemen, pelayanan sosial atau manajemen administrasi. Mereka yang memiliki pengetahuan multi disipliner semacam ini biasanya kerap 'dikejar' banyak perusahaan untuk memberikan 'short course' bagi pegawai mereka.

6. Keterampilan manajemen keuangan
Seperti juga dalam keluarga, perusahaan juga membutuhkan perencanaan keuangan yang sistematis untuk kelangsungan hidup jangka panjangnya. Banyak perusahaan seringkali mendatangkan penasihat bisnis, investasi dan perencanaan keuangan yang ideal bagi masa depan mereka. Oleh karena itulah, anda yang mempunyai kemampuan di bidang akuntansi, perencana keuangan atau bisnis dan investasi, akan selalu menjadi incaran perusahaanperusahaan.

7. Keterampilan ilmu kimia dan matematika
Banyak sekali kemajuan besar di dunia ini tercipta dari beragam penemuan di bidang kimia dan obat-obatan. Oleh karena itu, kebutuhan pasar kerja terhadap sumber daya manusia di bidang kimia, fisika, biologi ini akan selalu tinggi dan tidak akan pernah surut. Bidang kerja yang termasuk di dalamnya misalnya apoteker, ahli pangan dan obat-obatan, peneliti, dll.

8. Keterampilan memecahkan masalah
Berbagai tugas yang kita hadapi setiap harinya, baik secara personal dan juga dari segi bisnis merupakan hal yang kompleks yang kerap terjadi. Mereka yang mampu mengidentifikasi berbagai masalah, mencari solusi, membuat keputusan-keputusan yang efektif adalah nilai tambah yang paling dicari perusahaan. Yang masuk dalam kategori ini misalnya bidang kerja bisnis administrasi, konsultan manajemen, administrasi negara, ilmu pengetahuan, obat-obatan atau insinyur.

www.kutukutubuku.com