Article of the Day
Article of the Day
provided by The Free Dictionary
Archive for 2010
BEDAKAN DIRI ANDA |
Yang paling utama dari sebuah resume adalah sejauh mana latar belakang pendidikan, pengalaman dan ketrampilan pencari kerja sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan. Jadi inilah yang harus Anda fokuskan. Adalah penting untuk membuat diri Anda tampak berbeda dengan orang lain. Usahakan agar keunikan dan kekuatan Anda bisa terlihat dari resume Anda. Langkah pertama adalah mengenal diri sendiri. Lakukan analisa terhadap kekuatan dan kelemahan Anda. Bila sudah bekerja, analisa tersebut harus dikaitkan dengan ”performance” Anda di tempat kerja. Bila perlu, ikuti tes psikologis, minta masukan dari teman dekat atau rekan kerja Anda. Pada bagian mana Anda bisa membedakan diri? 1. Deskripsi tugas dan tanggung jawab. Walaupun mungkin posisi Anda sama persis dengan saingan Anda, tetapi masih mungkin untuk tetap membedakan diri karena tiap perusahaan pasti memiliki tuntutan dan situasi/kondisi yang berbeda 2. Ketrampilan yang dikuasai. Misal: pengetahuan pajak, ketrampilan tertentu di bidang teknik, penguasaan program komputer tertentu, interpersonal skill, ketrampilan presentasi, dsb. 3. Prestasi Anda, sedapat mungkin dalam suatu standar yang obyektif dan terukur beserta konteksnya. Ini adalah bagian yang paling penting, karena nyaris tidak mungkin ada dua kandidat yang bisa memiliki prestasi dengan latar belakang yang persis sama. Rumuskan ketiga hal tersebut menjadi suatu kesatuan yang sinergis agar resume Anda bisa terlihat unik dan HRD tertarik untuk memproses Anda lebih lanjut. Contoh : 1. Bila Anda baru lulus tanpa pengalaman kerja. Kalau hanya mencantumkan IPK atau ketrampilan teknis yang dikuasai, mungkin di atas kertas Anda akan tampak sama dengan ratusan orang lain lulusan fakultas serupa dengan IPK yang kurang lebih sama. Jadi, bedakan diri Anda dan tunjukkan nilai tambah Anda dengan mencantumkan tugas dan prestasi Anda di organisasi misalnya. Atau kemampuan Anda untuk tetap mendapatkan IPK yang tinggi di sela-sela berbagai kerja serabutan yang Anda lakukan untuk mendapatkan biaya kuliah tambahan. 2. Bila Anda sudah bekerja, katakan sebagai Sales Manager. Cantumkan prestasi angka penjualan yang berhasil diraih, beserta konteksnya sekaligus. Mencapai angka penjualan produk yang tinggi ketika ”pasar” sedang lesu tentunya lebih bernilai daripada menjual di saat ”booming”. Jadi, silakan telaah diri Anda kembali atau lakukan kilas balik karir Anda. Temukan dan rumuskan hal menarik yang dapat dicantumkan dalam resume Anda, sehingga daya saing Anda meningkat. Ingat, bahwa setiap individu adalah unik dan tugas Anda adalah menampilkan keunikan tersebut sebagai kekuatan Anda. |
KREATIF MERANGKAI KATA DALAM RESUME |
Tantangan utama dalam membuat resume yang ”menjual” adalah bagaimana membuatnya bisa menggambarkan kekuatan dan keunikan diri Anda secara benar (tidak bohong), sebisa mungkin dalam 2 MENIT PERTAMA. Apa rahasianya? Salah satunya adalah dengan penggunaan kalimat yang berbobot serta kata-kata yang berkarakter. Seperti halnya seorang penyair yang cermat dalam memilih kata-kata yang akan digunakannya untuk mengungkapkan perasaaan dan gagasan / pikirannya, begitu juga seharusnya Anda ketika membuat resume. Beri perhatian besar khususnya pada bagian deskripsi tugas Anda. Ada tugas-tugas yang sebetulnya sederhana, umum dan biasa-biasa saja, tetapi bila dirumuskan dengan kalimat lain akan menimbulkan kesan yang sangat berbeda. Contoh : Seorang Quality Qontrol Staff di perusahaan konstruksi menulis tugasnya dengan menggunakan satu kalimat berikut : “Melakukan pengecekan pada pekerjaan konstruksi yang sedang dilakukan agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.” Dengan penulisan seperti itu, tugas si Quality Control Staff terkesan biasa dan umum dilakukan oleh semua Quality Control Staff di bidang yang sama di manapun juga. Bandingkan dengan perumusan berikut ini : 1. Memastikan agar pekerjaan konstruksi digarap sesuai dengan standar yang ditetapkan dan selesai tepat waktu. 2. Merencanakan jadwal pengecekan secara berkala dan inspeksi mendadak. 3. Melakukan analisa terhadap kegagalan pemenuhan standar dan merekomendasikan penyelesaian masalah yang tepat. 4. Berkoordinasi dengan departemen terkait untuk menciptakan sistem yang dapat mencegah penyimpangan atau penurunan kualitas pekerjaan. Perhatikan penggunaan kata ”Melakukan” pada rumusan pertama. Bandingkan dengan penggunaan kata ”Memastikan” pada rumusan kedua yang terkesan lebih berkarakter karena mencerminkan sesuatu yang dilakukan dengan usaha lebih keras. Kalimat yang digunakan dalam perumusan kedua juga lebih efektif. Secara singkat bisa menggambarkan hal-hal yang lebih berbobot dan menimbulkan kesan : 1. Tugasnya kelihatan lebih berbobot dan beragam. 2. Yang bersangkutan terbiasa untuk : fokus pada target, bekerja dengan perencanaan, dan dengan tim. 3. Yang bersangkutan mengembangkan ketrampilan berpikir analitis dan ketrampilan pemecahan masalah. Jadi, kembangkan kreativitas Anda. Rumuskan tugas-tugas Anda dengan kalimat-kalimat yang berbobot dan kata-kata yang berkarakter secara singkat dan jelas. Jangan pernah kehabisan akal dalam membuat resume yang menarik! |




