SMART ACCESS

  • RSS
  • Delicious
  • Facebook
  • Twitter
  • Vestibulum quis diam velit, vitae euismod ipsum

    Etiam tincidunt lobortis massa et tincidunt. Vivamus commodo feugiat turpis, in pulvinar felis elementum vel. Vivamus mollis tempus odio, ac imperdiet enim adipiscing non. Nunc iaculis sapien at felis posuere at posuere massa pellentesque. Suspendisse a viverra tellus. Nam ut arcu et leo rutrum porttitor. Integer ut nulla eu magna adipiscing ornare. Vestibulum quis diam velit, vitae euismod ipsum? Quisque ...

  • Aliquam vel dolor vitae dui tempor sollicitudin

    Proin ac leo eget nibh interdum egestas? Aliquam vel dolor vitae dui tempor sollicitudin! Integer sollicitudin, justo non posuere condimentum, mauris libero imperdiet urna, a porttitor metus lorem ac arcu. Curabitur sem nulla, rutrum ut elementum at, malesuada quis nisl. Suspendisse potenti. In rhoncus ipsum convallis mauris adipiscing aliquam. Etiam quis dolor sed orci vestibulum venenatis auctor non ligula. Nulla ...

  • Nam ullamcorper iaculis erat eget suscipit.

    Etiam ultrices felis sed ante tincidunt pharetra. Morbi sit amet orci at lorem tincidunt viverra. Donec varius posuere leo et iaculis. Pellentesque ultricies, ante at dignissim rutrum, nisi enim tempor leo, id iaculis sapien risus quis neque. Ut sed mauris sit amet eros tincidunt adipiscing eu vitae lectus. Class aptent taciti sociosqu ad litora torquent per conubia nostra, per inceptos ...

Article of the Day

Assloleeee.... Apa kabar Gan?? Kali ini aku mau berbagi cara share koneksi internet kabel dengan 2 LAN card pada windows XP.
ada 4 langkah
1. Jaringan default dari kabel ISP
2. Setting windows agar bisa share koneksi
3. Setting IP pada tiap LAN card
4. Hubungkan LAN kedua dan silakan browsingJaringan default dari kabel ISP
ISP via tv kabel -> cable modem -> LAN card komputer pertama. pastikan internetnya sudah hidup dan sudah bisa browsing.
Setting windows agar bisa share koneksi
Start -> Programs -> accessories -> Communications -> Network Setup Wizard


Next sampai muncul windows task berikutnya
pilih sesuai petunjuk pada gambar, defaultnya adalah LAN card yang konek ke internet. Tinggal next saja sampai selesai. Kalau minta di save ke disket di tolak jawab NO dan finish.
Pastikan Internet Connection Sharing pada LAN properties pada komputer pertama yang terhubung ke cable modem terpilih.
Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection

Cek “Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection”



Setting IP pada tiap LAN card
Setting LAN card yang ke internet (komputer 1) - default dari teknisinya.
- Obtain an iP address automaticaly
- Obtain DNS Server Address Automatically
Setting LAN card yang menuju Komputer Lain (komputer 1) :
IP Address : 192.168.0.5
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : Kosongin aja
DNS : Kosongin aja
Setting LAN card pada Komputer Lain (komputer 2,3,4,5,dsb):
IP Address : 192.168.0.10
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.0.5
Prefered DNS server : Samakan dengan DNS pada LAN card yang konek ke internet
Alternate DNS server : Samakan dengan DNS pada LAN card yang konek ke internet

Hubungkan LAN kedua dan silakan browsing
Sambungkan LAN card antara komputer 1 dan komputer 2 dengan menggunakan kabel cross.
Nah.. Waktunya beraksi!!!!  BROWSING.

Tambahan :
Bagi yang tidak tau cara setting IP
Start -> Settings -> Control Panels -> Network Connections
Klik kanan -> Properties (pada Local Area Connection)
pada Tab -> general
Cari This connection use the following items -> Internet Protocol [TCP/IP]
klik properties -> pada tab general pilih obtain an iP address automaticaly
ini setting yang DHCP, untuk yang statik pilih Use this following IP address.

Bagi yang tidak tahu cara liat DNS

Start -> Settings -> Control Panels -> Network Connections
klik kiri 2x pada LAN card yang konek ke internet
pada Tab -> SUpport
Ada tombol detail, disana ada yang namanya DNS servers, itulah DNS dynamic yang diberikan oleh ISP anda.

note:
1. Gunakan kabel cross untuk menghubungkan lan card pc1 dan lan card pc ke 2.
2. Gunakan kabel straight untuk menghubungkan cable modem dan lan card pc1

ringkasan :
1. Pastikan koneksi internet dari ISP sudah jalan.
2. Share koneksi pada LAN card pertama. (liat pada bagian Setting windows agar bisa share koneksi)
3. Setting IP, subnet mask, gateway dan dns pada tiap LAN card.
4. Selamat internet anda sudah di share.
5. Jangan lupa gunakan kabel cross untuk menghubungkan lan card pc1 dan lan card pc2.


E-Book Berbeda dengan Document Viewer

E-book memang dikembangkan dari aplikasi document viewer. Namun biar bagaimanapun, antara e-book dengan document viewer tidak sama, baik dari segi layar maupun aplikasi.
Sebuah document viewer biasanya digunakan untuk mempermudah seseorang dalam melihat sebuah dokumen. Dan keberadaannya tidak membutuhkan teknologi layar yang tinggi. Sebab dari awalnya, keberadaan aplikasi ini bukanlah untuk melihat sebuah dokumen yang panjang dan rumit seperti buku, melainkan hanya untuk mempermudahkan seseorang dalam melihat sebuah dokumen digital yang biasanya tidak terlalu banyak.
Dengan document viewer, kita dapat menggabungkan beberapa dokumen mulai dari teks, tabel, sampai gambar tanpa harus membuka aplikasi berbeda. Serta dengan document viewer data yang dibuat pun tidak akan berpindah tempat. Di samping itu dengan dokumen viewer, bobot dokumen juga akan mengalami kompresi. Sehingga dapat lebih mobile dibanding jika harus mengirimkan dokumen yang terpisah-pisah.
Sedangkan e-book, sesuai dengan namanya e-book (electronic book) adalah versi digital dari sebuah buku. Banyaknya data dalam e-book jauh lebih panjang dari dokumen digital biasa. Sehingga untuk membacanya dibutuhkan kenyaman tersendiri, baik dari segi hardware-nya maupun aplikasinya.
Keduanya memang memiliki perangkat dan aplikasi yang serupa, namun pada penerapannya keduanya sangat berbeda. Baik dari peralatan yang digunakan maupun aplikasi yang dibutuhkan. Perbedaan mendasar terletak pada layar yang digunakan oleh keduanya serta program yang dipakai.

Layar
Berbeda dengan document viewer yang tidak memerlukan layar yang terlalu canggih. Sebab durasi membaca sebuah dokumen tidaklah selama membaca buku. Oleh sebab itu pula aplikasi ini dikenal dengan sebutan document viewer.
Meskipun sekarang sudah banyak e-book yang dibaca dengan menggunakan komputer, PDA, atau ponsel, namun tetap saja hal tersebut dianggap kurang proporsional untuk dilakukan. Mengingat isi buku sangat panjang dan teknologi layar yang ada saat ini pada masing-masing peralatan tersebut belum dianggap memiliki nilai kenyamanan yang sama dengan kertas pada buku atau koran. 
CRT. Meskipun keberadaannya masih terus dikembangkan dan produksinya masih terus meningkat. Namun CRT tidak mampu menjadi layar utama untuk e-book, mengingat CRT tidak cukup fleksibel untuk dijadikan alat baca.
Selain CRT, LCD adalah pilihan utama lain. LCD memiliki bentuk fisik yang lebih ramping, ringan, dan mengonsumsi daya lebih sedikit dibandingkan CRT. Namun resolusi yang dimiliki LCD belum sebaik CRT. Selain itu, hal lain yang menjadi kelemahan LCD adalah angle view-nya yang lebih sempit dibandingkan CRT.
Dan bila Anda membaca dengan layar LCD di bawah sinar matahari, maka gambar maupun tulisan tidak akan dapat terlihat dengan jelas.
Melalui teknologi LCD, ada satu lagi layar yang diproduksi secara massal dan saat ini sedang sangat digemari, yaitu layar plasma. Namun, layar plasma dianggap juga belum mampu memenuhi kebutuhan mata untuk membaca e-book. Sampai akhirnya ditemukan sebuah teknologi baru yang dinamakan OLED.
Struktur OLED terdiri atas lapisan kaca yang dilapisi dengan oksida timah-indium yang berfungsi sebagai anoda. Di atas lapisan oksida terdapat lapisan organik dari aromatic diamine yang tebalnya 750 angstrom (75 nm), lapisan light-emitting terbuat dari senyawa metal kompleks misalnya 8-hydroxyquinoline aluminium, dan lapisan katoda yang terbuat dari campuran logam magnesium dan perak (dengan perbandingan atom 10:1). Konstruksi struktur lapisan seluruhnya tidak lebih dari 500 nm.
OLED adalah singkatan dari Organic Light Emitting Diode. Dari namanya sudah dapat diketahui bahwa OLED terbuat dari lapisan organik yang memancarkan cahaya. Lapisan paling atas yang berfungsi sebagai anoda dari sebuah OLED adalah Oksida Timah Indium, lalu diikuti oleh lapisan organiknya dari aromatic diamine, diikuti dengan lapisan pemancar cahayanya, kemudian sebagai lapisan terakhir yaitu lapisan yang berfungsi sebagai katoda yang terbuat dari campuran magnesium dan perak.
Keseluruhan konstruksi OLED hanya sekitar 500 nm. Yang artinya sangat tipis sekali. Oleh sebab itu, OLED dapat digulung seperti layaknya selembar kertas.
Jika LCD memiliki angle view sebesar 10 derajat saja, maka OLED mampu memberikan angle view sebesar 160 derajat. OLED juga jauh lebih tipis dan ringan, sehingga lebih fleksibel dan lebih mungkin untuk digunakan untuk membaca e-book. Konsumsi daya OLED pun tidak terlalu besar, sekitar 1/3 dari yang digunakan oleh LCD. Cukup hemat, bukan? Oleh sebab itu, OLED lebih fleksibel dan lebih mungkin untuk digunakan pada e-book.  
Dan berhubung semua bahan penyusun OLED lebih murah dari pada cairan pada layar LCD atau tabung pada layar CRT, maka harga OLED pun dapat lebih murah dibandingkan LCD maupun CRT. 

Aplikasi
Kebutuhan masyarakat yang sangat besar akan keberadaan document viewer telah membuat aplikasi ini tersedia secara gratis. Salah satu dokumen viewer yang dapat di-download secara cuma-cuma adalah Adobe Acrobat Reader yang berformat pdf. Banyaknya para pengguna format dan aplikasi ini juga telah mendorong format pdf sebagai standar format untuk document viewer.
Aplikasi yang digunakan sebagai document viewer ini jugalah yang telah menjadi inspirasi bagi aplikasi yang digunakan oleh e-book sebagai reader-nya. Oleh sebab itu, tampilan sebuah reader pada e-book tidak jauh berbeda dengan Acrobat Reader yang biasa digunakan sebagai document viewer.
Sama seperti halnya sebuah document viewer, pada sebuah reader yang digunakan untuk e-book juga dapat menampilkan teks, tabel, dan gambar. Namun, ada beberapa hal yang membuat pdf tidak digunakan sebagai format standar e-book.


JUAL PESONA SAAT WAWANCARA

Melamar pekerjaan sama halnya dengan maju ke medan perang. Pelamar harus memiliki strategi jitu agar menjadi pemenang untuk mendapatkan pekerjaan yang diidamkan. Makanya anda yang saat ini sedang sibuk mencari peluang dan kesempatan kerja harus mengatur strategi agar jadi pemenang.

Strategi pertama yang harus anda lakukan sebelum melamar kerja adalah fokuskan perhatian anda hanya pada pekerjaan yang anda inginkan. So, setiap membaca lowongan pekerjaan, jangan langsung melamar. Tanyakanlah pada diri sendiri apakah pekerjaan itu yang anda inginkan? Apakah anda cukup menguasai pekerjaan yang ditawarkan? Mampukah anda melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai standar perusahaan yang akan dilamar? Dalam menjawab pertanyaan tersebut jujurlah menilai diri sendiri. Bila jawaban anda positif, silahkan melamar pekerjaan tersebut. Tapi bila tidak, jangan melamar pekerjaan itu agar anda terhindar dari lamaran yang sia-sia. Atau paling tidak kelak jika anda lolos seleksi anda nggak akan banyak menemukan kesulitan.

Setiap kali membaca lowongan kerja, entah itu di surat kabar atau internet, hati-hati! Jangan mudah terjebak oleh lowongan kerja yang bombastis dan muluk. Carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang pekerjaan tersebut. Sumber yang paling pas adalah manajer yang menangani divisi pekerjaan yang ditawarkan. Atau teman anda yang bekerja di bidang tersebut.

Jika anda sudah merasa cukup informasi tentang peluang kerja yang ada, kirimkan lamaran anda. Nah, kalau anda dipanggil untuk wawancara, inilah saatnya anda maju ke medan perang. Persiapkan diri sebaik mungkin. Pelajari informasi tentang perusahaan yang memanggil anda. Kalau bisa kumpulkan data tentang hal-hal yang berkaitan dengan perusahaan dan pekerjaan yang ditawarkan. Hal ini akan sangat membantu anda saat wawancara berlangsung.

Satu hal yang sangat penting saat wawancara adalah 'jangan ragu untuk menjual pesona anda!'. Anggaplah ruang wawancara sebagai arena untuk mempertontonkan kehebatan dan kemampuan anda. Eksploitasikan kemampuan berbicara dan kecerdasan anda. Tetapi tetap kendalikan emosi, jangan terjebak pada kesan 'sok pamer'. Tunjukkan sikap yang professional dan berwibawa. Buatlah agar pewawancara 'terpesona abis' pada anda saat anda melenggang keluar ruangan. Ingat, simpati merupakan hal penting yang mempengaruhi keputusan selanjutnya.

Setelah wawancara nantikan kabar selanjutnya dengan tenang. Bersiaplah untuk dua kemungkinan, diterima atau tidak diterima. Jika anda diterima tunjukkan kegembiraan anda dengan wajar, jangan terlalu meluap-luap. Jangan lupa ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pada anda.

Selanjutnya, jika anda mulai menandatangani perjanjian kerja, simaklah surat perjanjian itu dengan cermat. Jangan langsung menandatangai surat perjanjian tersebut, pelajari lebih dulu dengan seksama. Jangan ragu menanyakan hal-hal yang belum anda mengerti yang tercantum pada surat tersebut. Jika anda sudah yakin bahwa perjanjian tersebut memuaskan anda, tanda tangani surat itu.

Tapi jika anda tidak diterima, nggak perlu kecewa secara berlebihan. Yakin deh kalau nggak diterima di tempat itu anda masih punya kesempatan di tempat lain. Selamat bertempur..!
.


8 KETERAMPILAN PALING DICARI PERUSAHAAN

Seperti tiap orang yang ingin karirnya maju, masa depan karir anda juga ditentukan keterampilan yang anda miliki dan dapat anda "jual" pada perusahaan. Dan para pencari kerja dengan keterampilan yang diinginkan perusahaan pencari kerja itulah, yang akan lebih cepat mendapatkan pekerjaan.
Sebenarnya, anda dapat meningkatkan keterampilan yang anda miliki lho, tentu saja tergantung dengan minat, kemampuan, bakat, kecukupan dana dan kesesuaian target karir. Tetapi, mengingat ketidakpastian ekonomi seperti sekarang ataupun saat mendatang, maka lebih baik anda mengutamakan untuk memiliki keterampilan yang berguna untuk peningkatan karir anda dalam waktu dekat. Berikut ini 8 keterampilan yang paling dicari saat ini, menurut penelitian Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat.

1. Keterampilan bahasa asing
Pada jaman modern seperti ini, penguasaan bahasa asing sudah menjadi syarat mutlak di semua perusahaan ketika mereka membuka lowongan pekerjaan. Karena itu, mereka yang menguasai bahasa asing seperti Inggris, Jepang, China, Jerman dan Perancis, acapkali lebih disukai dan diprioritaskan dalam ujian saringan masuk di sebuah perusahaan. Bidang kerja spesifik yang masuk kategori ini misalnya penterjemah, diplomat dll.

2. Keterampilan teknis tentang mesin
Saat ini, teknologi adalah mutlak diperlukan di semua bidang usaha. Bagian instalasi yang memperbaiki sebagian besar jaringan listrik suatu gedung, peralatan elektronik dan sebagainya. Insinyur, bagian telekomunikasi, ahli otomotif, ahli transportasi adalah sebagian diantara bidang kerja yang masuk dalam kategori ini.

3. Keterampilan dalam mengelola sumber daya manusia
Umumnya, perusahaan yang mempunyai pegawai lebih dari satu orang, tentu mempunyai masalah yang berhubungan erat dengan bagaimana melakukan interaksi timbal balik di perusahaan itu. Sehingga sudah pasti, sukses sebuah perusahaan sangat bergantung pada bagaimana para pegawai di semua lini perusahaan itu dapat saling bekerja sama. Mereka yang bergerak di bidang kerja ini umumnya memang memahami dan menangani segala kebutuhan para pekerja di suatu perusahaan.

4. Keterampilan di bidang pemrograman komputer
Perusahaan masa kini telah sangat bergantung pada sistem komputerisasi yang canggih. Itulah sebabnya, mereka membutuhkan orang-orang yang mengerti secara detil seluk beluk program komputer. Jika anda mempunyai keterampilan berupa penguasaan seluk beluk tentang HTML, Visual Basic, Unix atau SQL Server, anda akan menjadi salahsatu aset besar perusahaan dan berpeluang meningkatkan karir anda.

5. Keterampilan Mengajar
Sebagai bagian dari komunitas modern yang selalu berkembang setiap waktu, perusahaan masa kini kerap menginginkan anak buahnya mempuanyai pengetahuan yang multi dimensi, bahkan yang bukan bidang kerjanya. Sebab itu, kini banyak perusahaan menggaji pengajar khusus untuk meberikan kursus tambahan bagi karyawannya, misalnya perpajakan, bisnis manajemen, pelayanan sosial atau manajemen administrasi. Mereka yang memiliki pengetahuan multi disipliner semacam ini biasanya kerap 'dikejar' banyak perusahaan untuk memberikan 'short course' bagi pegawai mereka.

6. Keterampilan manajemen keuangan
Seperti juga dalam keluarga, perusahaan juga membutuhkan perencanaan keuangan yang sistematis untuk kelangsungan hidup jangka panjangnya. Banyak perusahaan seringkali mendatangkan penasihat bisnis, investasi dan perencanaan keuangan yang ideal bagi masa depan mereka. Oleh karena itulah, anda yang mempunyai kemampuan di bidang akuntansi, perencana keuangan atau bisnis dan investasi, akan selalu menjadi incaran perusahaanperusahaan.

7. Keterampilan ilmu kimia dan matematika
Banyak sekali kemajuan besar di dunia ini tercipta dari beragam penemuan di bidang kimia dan obat-obatan. Oleh karena itu, kebutuhan pasar kerja terhadap sumber daya manusia di bidang kimia, fisika, biologi ini akan selalu tinggi dan tidak akan pernah surut. Bidang kerja yang termasuk di dalamnya misalnya apoteker, ahli pangan dan obat-obatan, peneliti, dll.

8. Keterampilan memecahkan masalah
Berbagai tugas yang kita hadapi setiap harinya, baik secara personal dan juga dari segi bisnis merupakan hal yang kompleks yang kerap terjadi. Mereka yang mampu mengidentifikasi berbagai masalah, mencari solusi, membuat keputusan-keputusan yang efektif adalah nilai tambah yang paling dicari perusahaan. Yang masuk dalam kategori ini misalnya bidang kerja bisnis administrasi, konsultan manajemen, administrasi negara, ilmu pengetahuan, obat-obatan atau insinyur.


MENDAPATKAN PEKERJAAN: SULIT ATAU TIDAK SIAP?



Banyak pencari kerja mengeluh sulit mendapatkan pekerjaan. Tidak terlalu mengherankan. Faktanya, jumlah pencari kerja memang jauh lebih banyak daripada lowongan yang tersedia. 
 
Tetapi tahukah Anda, di lain pihak banyak perusahaan juga mengeluh sulit mendapatkan tenaga kerja, bukan hanya dalam mendapatkan kandidat yang sudah berpengalaman melainkan juga yang baru lulus. Begitu sulitnya menemukan kandidat, walaupun mungkin di luar sana ada banyak pencari kerja yang sebetulnya sesuai dan juga sedang mengidamkan pekerjaan yang bersangkutan. 
 
Para pencari kerja kadang sulit mendapatkan pekerjaan yang baik bukan hanya semata-mata karena lowongan yang terbatas atau tidak ada kesesuaian kompetensi, melainkan juga karena KETIDAKSIAPAN dan HAMBATAN yang mungkin tanpa sengaja mereka ciptakan sendiri. Apa saja yang termasuk di dalamnya? 

1.      Nomor telepon yang dicantumkan pada resume sudah berubah, tidak aktif atau sulit dihubungi. 
 2.     Tidak tampil baik dan tidak bisa meyakinkan HRD pada saat wawancara: 
·   ·                    tidak bersemangat 
·   ·                    tidak punya gambaran tentang posisi yang dilamar dan perusahaan yang dituju 
·   ·                    tidak mampu menunjukkan sikap yang profesional dalam menjawab dan  mengajukan pertanyaan 
·   ·                    tidak memiliki kemampuan komunikasi yang baik 
·   ·                    tidak mampu mempresentasikan diri dengan baik (tidak mengenali diri sendiri; tidak tahu kekuatan dan ketrampilan diri sendiri, tidak punya target karir atau tujuan hidup yang jelas, tidak mengenakan busana yang pantas, dsb.) 
·     ·                     datang terlambat 
·     ·                     tidak membawa dokumen yang diminta 
·     ·                     tidak bisa mengisi formulir pendaftaran karyawan baru dengan baik 
  3.  Tidak datang ketika dipanggil wawancara tanpa penjelasan 
  4.  Tidak bisa membuat resume yang menarik dan terkini 
  5.  Tidak fokus dan tekun dalam mencari dan melamar pekerjaan 

Sesungguhnya, suatu kompetisi tidaklah sedemikian berat dan mengerikan. Bagi mereka yang betul-betul siap “bertarung” kompetisi selalu menyediakan kesempatan dan pintu yang lebih lapang pada bagian akhirnya. Kesempatan untuk berhasil bisa ditingkatkan dengan mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh dan menyingkirkan semua hambatan yang menghalangi jalan menuju kemenangan.


BEDAKAN DIRI ANDA



Yang paling utama dari sebuah resume adalah sejauh mana latar belakang pendidikan, pengalaman dan ketrampilan pencari kerja sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan. Jadi inilah yang harus Anda fokuskan. Adalah penting untuk membuat diri Anda tampak berbeda dengan orang lain. Usahakan agar keunikan dan kekuatan Anda bisa terlihat dari resume Anda. 
 
Langkah pertama adalah mengenal diri sendiri. Lakukan analisa terhadap kekuatan dan kelemahan Anda. Bila sudah bekerja, analisa tersebut harus dikaitkan dengan ”performance” Anda di tempat kerja. Bila perlu, ikuti tes psikologis, minta masukan dari teman dekat atau rekan kerja Anda. 
 
Pada bagian mana Anda bisa membedakan diri? 
1.      Deskripsi tugas dan tanggung jawab. Walaupun mungkin posisi Anda sama persis dengan saingan Anda, tetapi masih mungkin untuk tetap membedakan diri karena tiap perusahaan pasti memiliki tuntutan dan situasi/kondisi yang berbeda 
2.      Ketrampilan yang dikuasai. Misal: pengetahuan pajak, ketrampilan tertentu di bidang teknik, penguasaan program komputer tertentu, interpersonal skill, ketrampilan presentasi, dsb. 
3.      Prestasi Anda, sedapat mungkin dalam suatu standar yang obyektif dan terukur beserta konteksnya. Ini adalah bagian yang paling penting, karena nyaris tidak mungkin ada dua kandidat yang bisa memiliki prestasi dengan latar belakang yang persis sama. 

Rumuskan ketiga hal tersebut menjadi suatu kesatuan yang sinergis agar resume Anda bisa terlihat unik dan HRD tertarik untuk memproses Anda lebih lanjut. 
 
Contoh : 
1.     Bila Anda baru lulus tanpa pengalaman kerja. Kalau hanya mencantumkan IPK atau ketrampilan teknis yang dikuasai, mungkin di atas kertas Anda akan tampak sama dengan ratusan orang lain lulusan fakultas serupa dengan IPK yang kurang lebih sama. Jadi, bedakan diri Anda dan tunjukkan nilai tambah Anda dengan mencantumkan tugas dan prestasi Anda di organisasi misalnya. Atau kemampuan Anda untuk tetap mendapatkan IPK yang tinggi di sela-sela berbagai kerja serabutan yang Anda lakukan untuk mendapatkan biaya kuliah tambahan. 
2.     Bila Anda sudah bekerja, katakan sebagai Sales Manager. Cantumkan prestasi angka penjualan yang berhasil diraih, beserta konteksnya sekaligus. Mencapai angka penjualan produk yang tinggi ketika ”pasar” sedang lesu tentunya lebih bernilai daripada menjual di saat ”booming”. 

Jadi, silakan telaah diri Anda kembali atau lakukan kilas balik karir Anda. Temukan dan rumuskan hal menarik yang dapat dicantumkan dalam resume Anda, sehingga daya saing Anda meningkat. Ingat, bahwa setiap individu adalah unik dan tugas Anda adalah menampilkan keunikan tersebut sebagai kekuatan Anda. 


KREATIF MERANGKAI KATA DALAM RESUME

 
Tantangan utama dalam membuat resume yang ”menjual” adalah bagaimana membuatnya bisa menggambarkan kekuatan dan keunikan diri Anda secara benar (tidak bohong), sebisa mungkin dalam 2 MENIT PERTAMA. Apa rahasianya? Salah satunya adalah dengan penggunaan kalimat yang berbobot serta kata-kata yang berkarakter. 
 
Seperti halnya seorang penyair yang cermat dalam memilih kata-kata yang akan digunakannya untuk mengungkapkan perasaaan dan gagasan / pikirannya, begitu juga seharusnya Anda ketika membuat resume. Beri perhatian besar khususnya pada bagian deskripsi tugas Anda. Ada tugas-tugas yang sebetulnya sederhana, umum dan biasa-biasa saja, tetapi bila dirumuskan dengan kalimat lain akan menimbulkan kesan yang sangat berbeda. 
 
Contoh :
Seorang Quality Qontrol Staff di perusahaan konstruksi menulis tugasnya dengan menggunakan satu kalimat berikut : 
“Melakukan pengecekan pada pekerjaan konstruksi yang sedang dilakukan agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.”
Dengan penulisan seperti itu, tugas si Quality Control Staff terkesan biasa dan umum dilakukan oleh semua Quality Control Staff di bidang yang sama di manapun juga. 
 
Bandingkan dengan perumusan berikut ini : 
1.      Memastikan agar pekerjaan konstruksi digarap sesuai dengan standar yang ditetapkan dan selesai tepat waktu. 
2.      Merencanakan jadwal pengecekan secara berkala dan inspeksi mendadak. 
3.      Melakukan analisa terhadap kegagalan pemenuhan standar dan merekomendasikan penyelesaian masalah yang tepat. 
4.      Berkoordinasi dengan departemen terkait untuk menciptakan sistem yang dapat mencegah penyimpangan atau penurunan kualitas pekerjaan. 

Perhatikan penggunaan kata ”Melakukan” pada rumusan pertama. Bandingkan dengan penggunaan kata ”Memastikan” pada rumusan kedua yang terkesan lebih berkarakter karena mencerminkan sesuatu yang dilakukan dengan usaha lebih keras. 
 
Kalimat yang digunakan dalam perumusan kedua juga lebih efektif. Secara singkat bisa menggambarkan hal-hal yang lebih berbobot dan menimbulkan kesan : 
1.      Tugasnya kelihatan lebih berbobot dan beragam. 
2.      Yang bersangkutan terbiasa untuk : fokus pada target, bekerja dengan perencanaan, dan dengan tim. 
3.      Yang bersangkutan mengembangkan ketrampilan berpikir analitis dan ketrampilan pemecahan masalah. 

Jadi, kembangkan kreativitas Anda. Rumuskan tugas-tugas Anda dengan kalimat-kalimat yang berbobot dan kata-kata yang berkarakter secara singkat dan jelas. Jangan pernah kehabisan akal dalam membuat resume yang menarik! 

www.kutukutubuku.com